CERITA BOKEP MAHASISWI BERTOKET GEDHE

1096 views
banner-pasarliga

CERITA BOKEP MAHASISWI BERTOKET GEDHE

CERITA BOKEP MAHASISWI BERTOKET GEDHE saya seorang mahasiswa di sebuah universitas swasta di Yogyakarta. Panggil saja aku Borris. Kisah ini adalah kisah nyata saya yang masih berlangsung meskipun saya akui saya bosan dan ingin mencari pengalaman lain dengan wanita yang berbeda.

34jryw4bw_i1xeopodl89a

Cerita dimulai dengan kisah pacaran saya dengan Mia, seorang mahasiswa yang berbeda dengan saya. Setelah saya tanggal selama dua bulan, maka Mia mengungkapkan kehidupan nyata, bahwa ia penganut seks bebas. Aku tahu keadaan kata-katanya sendiri ketika saya selesai makan dengan dia di mahasiswa khas warung Yogyakarta. Ketika dia mengatakan kepada saya bahwa selama tiga bulan dia tidak pernah menyentuhnya, termasuk saya. Yang pasti merasakan kenikmatan seksual selama pemenuhan mantan pacarnya yang terdahulu sebelum saya. Kas Saya terkejut mendengar berat itu. batang kemaluan saya lurus ke atas dan seolah-olah melompat keluar.

"Kenapa kau tiba-tiba begitu horny begitu ..?" Saya bertanya.
"Saya telah selesai menonton tiga hari dengan BF saya temen- teman Kosku ..," katanya, "Ayo .., ya .. Anda inginkan?" Dia bertanya.

Aku semakin tidak enak mendengar permintaannya karena ia tergantung di lengan dengan manja. Akhirnya saya memutuskan untuk meladeninya, meskipun aku belum pernah melakukannya sama sekali dengan wanita mana pun. Dia tampak begitu senang mendengar kesediaan saya meladeninya malam itu. Dalam kepala saya mulai muncul pikiran kotor sementara berfantasi dengan gemuk kecantikannya, ramping dan berisi itu (ukuran payudara 34 A, kira-kira yang banyak deh). Langsung saja saya membawa sepeda saya langsung menuju tempat kosnya yang gratis, dan laki-laki dapat masuk, karena agak jauh tetangga dengan rumah. Sesampainya di rumah kosnya, aku memarkir sepeda dan ditarik langsung ke kamarnya.

Temannya kosnya hanya mengejek kami ketika kami baru saja masuk, "Waaahh, sudah sekarat kemarin abis ya .. itu ..?" Kata salah satu dari mereka dan langsung disambut sorak-sorai orang lain.

Aku duduk diam, sementara Mia tertawa dan berkata, "biarin ..! Orang saya juga kepengen kok ..!"

Sesampainya di kamar, mengunci pintu dan bergegas Mia langsung menubrukku sampai aku jatuh di tempat tidurnya. Dia mulai menerkam bibirku dengan ciuman penuh gairah. Aku sudah tidak ada pikiran untuk menghentikan tindakannya. Aku segera melayani dengan ciuman ganas ganas pula. Mia tangan mulai merayap di selangkangan celana masih tertutup. Saya tidak ingin kehilangan juga, kusergap payudara dengan meremas lembut sambil melepas kancing bajunya satu persatu.

Akhirnya ia berdiri untuk melihat saya mulai bersemangat dan mulai menanggalkan pakaian. Dia mulai membantu saya membuka celana panjang dan celana saya pada saat yang sama terlepas dari tubuh saya dan melemparkannya ke tepi tempat tidurnya. Demikian juga, kulucutkan pakaiannya sampai kami berdua telanjang. Tanpa berpikir, aku direbahkannya di kasur dalam posisi duduk, dan sekarang wajahnya tepat di depan batang kejantanannya sudah berdiri.

"Aku rindu setiap orang kemaluan ..!" Katanya sambil dikocok ngocok kemaluanku soft-batang.

Aku semakin menggeliat. Ini adalah pertama kalinya dengan seorang gadis dicambuk batang kemaluanku. Kocokannya semakin terasa dan aku mendapatkan napas besar. Tidak sampai dua menit ia gemetar, mulutnya tiba-tiba bekerja ke arah batang kejantanannya dan mulai mengisap. Gila..! sensasi luar biasa. Saya terkesan dengan permainan mulutnya, sesekali merokok, bermain menggunakan gigi, menggigit, menjilat dan lebih perokok.

Setelah waktu yang lama dan saya juga sudah mulai sangat gembira, saya mengangkatnya ke depan dan sekarang saya berlutut di lantai, sementara Mia sekarang duduk di kasur. Aku tidak tahan untuk menjilati keinginannya untuk mencoba merasakan gundul tanpa bulu itu, karena tampaknya Mia sudah dicukur. Saya mulai dengan memainkan sebelum vaginanya untuk menggunakan jari-jari saya.

"Shhhh ... aaahhh ... terus ..!" Dia mengerang saat jari-jari saya mulai memasuki senggamanya liang daerang.

Saya mulai bermain dengan nafsunya dengan jari-jari saya, dia mulai berjuang dengan pantat angkat-angkat. Tidak lama setelah itu saya mulai menjilati segala macam cara di lembah gersang, mulai dari saya menempatkan lidah saya ke dalam lubang sampai aku berbalik di pleats yang membuat Mia semakin berjuang seperti orang kerasukan nafsu. Sekitar 10 menit aku memainkan senggamanya kebiasaan, Mia mulai tidak tahan.

"Maaass ... akuuu .. .. keluarr maauu ... aaahhh ... masukkan aja pake ... batangmu ... Mass .., uuuhh ... aaahh ..!" Rontanya sambil mengangkat nya butt-angkat terus, sementara kepala masih ditekan, seakan ia diminta untuk tidak melepaskan lidahku di lembah.

Aku bahkan tidak repot-repot mengerang sampai satu hari, "Seerr ... haaahh ... haaahh ..!" Mia mengelinjang perasaan besar orgasme. Liang tidak membiarkan kemaluannya masih menganggur, aku masih bermain dengan liang saya. Mia masih berjuang. Langsung dia disergap batanganku, dan dikulumnya mengguncang penuh semangat. Aku berjuang sedikit karena jika Mia membalas perlakuanku padanya.

Akhirnya saya hanya merebahkannya dalam posisi telentang, aku mulai membimbing batang kejantanannya masih tegang itu untuk menggali senggamanya besar, dan, "slepp ..!" Batangankusudah entri penuh. Ketika memasuki rudalku penuh, Mia merintih, "Haaahh .. Maaasss .. goyang ..!" Erang manja. Kuturuti saja kata-kata, aku mulai menggoyang pinggulku dan menyodok- lubang nyodok dengan kenikmatan batang kejantanannya.

Moan demi bergantian erangan keluar dari mulut kita. Sampai akhirnya menggelenjang Mia semakin tidak menentu, aku tahu dia akan orgasme lagi. Melihat gejala itu, hanya gerakan kupercepat sampai akhirnya, "serr .. serr .. serr ..!" Kenikmatan cairan keluar dari liang.

"Hentikan ... Stoop pertama ... hhuuhhh ... huuhh .. haaahh, lakukan .. dicabut Mas ..! Biarin aja .." katanya. Saya tidak mencabut pangkal paha dan segera merasa batang kejantanannya merokok-hisap liang vaginanya, GILAA ..! sangat menyenangkan. Tidak lama setelah saya dibaringkan ke tempat tidur di punggung mereka. Sekarang Mia berada di posisi teratas dalam duduk mengocok batanganku dan memimpin lagi menuju ayam lubang.

"Sleepp ..!" "Oohh .. liangmu mengerikan Say ..!" Saya bilang.
"Apakah Anda juga membuat saya gila Mas ..!" Dia mengatakan dengan kenaikan gaji dan menurunkan tubuhnya di atasku.

tangan saya tidak mengatakan apa-apa, aku meraih payudaranya dan kukulum nya, sambilkumulai bergantian meremas payudaranya kuhisap ternyata tanpa berhenti. Rontaan Mia mengintensifkan dan semakin kelojotan dia. Aku mulai tidak tahan, karena ini adalah posisi favorit saya, karena tangan dan mulutku tidak akan berhenti untuk beristirahat di bagian tubuh wanita yang paling aku suka, yaitu payudara. Setelah sekitar 15 menit kami meningkatkan saling nafsu, akhirnya merasa saya tidak bisa lagi menahan keinginan saya untuk meniup laharku.

"Saayy ... Aku maauuu keluar Saayy ..!" Rintihku.
"Tunggu aku ... ntar debit Massss aku kocokin aja ..!" Mia membuat saya terkejut dan segera membayangkan bagaimana kesenangan Anda dikocokin tangan ketika akan orgasme.

Tidak lama setelah itu, saya merasa pin selangkangan Mia semakin keras, dan rontaannya meningkat geometris, sementara aku juga mulai merasa sedikit keluar. Seketika batang kemaluanku terasa cairan memerah dari rahimnya sementara Mia kedutan terlihat tidak teratur. Saya belum merasa baik akan keluar pada waktu itu.

"Mia, keluarin aku juga dong..!" Kataku mengerang sambil meremas payudaranya yang matang. Seketika dia sudah mengocok batang kejantanannya dan langsung membasahi mereka dengan ludahnya, merokok dan dikulumnya suka dan makan es krim. Tidak menit aku sudah menumpahkan air ke maniku lehernya kocokannya terus jalan tidak berhenti. Setelahitu dia membersihkan rudalku batang dengan jilatannya.

"Saya ingin ntar malem lagi ya ..?" Saya memohon.
"Saya juga ingin lagi pula Mass ..!" Dia mengatakan dengan ciuman lembut di bibirku.

Sejak saat itu saya mulai ketagihan seks dan kami berdua tidak pernah ragu lagi jika ingin lagi berhubungan seks. Tidak pernah kita lakukan tiga kali sehari. Bahkan, kita hanya melakukan 10 hari dengan oral seks, mengingat waktu menstruasi Mia baru. Tapi petualangan seks saya tidak berhenti di situ.

Sekali waktu, permainan kita melihat seks asrama ibu Mia dan dua orang teman dari rumah kosnya. Hingga saat ini, Mia sudah lulus dan kembali ke kampung halamannya, saya masih main ke rumah kos karena setelah kepergian Mia Mia, saya menabung Ibu kost Mia Mia asrama dan seorang teman yang juga memiliki mengintip kami berhubungan seks itu sampai sekarang .

author