CERITA DEWASA JANDA NGANGKANG BIKIN TERANGSANG

5919 views
banner-pasarliga

CERITA DEWASA JANDA NGANGKANG BIKIN TERANGSANG

CERITA DEWASA JANDA NGANGKANG BIKIN TERANGSANG Dengan mudah saya bisa menikmatinya kapan saja, di mana saja. Kuliah di fakultas ekonomi disebuah unifersitas duo terkenal cewek2 mengelilingi saya. Maklum, difakultasku perbandingan pacar pria 30-70. Selain itu, sebagian besar gadis ditempatku cantik2. Namun ada yang membuat saya penasaran, dan saya tidak pernah dilakukan, yaitu hubungan seksual dengan wanita hamil. Saya pernah membaca bahwa ia mengerti untuk bercinta wanita yang sangat menyenangkan, karena mereka vagina sangat panas, hangat dan tebal. Ternyata pengalaman adalah apa yang saya temukan ketika saya sedang berlibur di rumah paman saya.

35-2

Aku sedang berlibur di rumah paman saya, yang juga menyewakan kamar2 di sebuah rumah kos sebagai seorang putri. Namun, penggemar sekarang sedang sepi, sehingga kamar kost adalah berpenghuni hanya satu, yaitu dengan Ms. Hafzah, Mbak hafzah adalah seorang guru di sebuah sekolah Islam di dekat rumah pamanku.

Sebelum usia 25 tidak membuatnya kehilangan keindahan dia. Wajahnya halus terawat, dan saungguh kulit zaitun mempesona. Dia sudah memiliki suami seorang pelaut, yang datang ke rumah setiap 6 bulan. Jadi, setiap enam bulan, ia kembali ke rumahnya di desa untuk bertemu dengan suami tercinta, dan selain itu dia nge kos pamanku. Sekarang dia sedang hamil empat bulan, dan itu membuat saya bahkan lebih horny vagina ingin mencoba. Selain itu, sikap wanita berjilbab ini tenang dan pemalu terutama tampan dan atletis dengan saya ini membuat saya bahkan lebih panas.

Sebuah pagi yang dingin, aku sengaja keluar tidak memakai celana, dan hanya handuk. Saya datang ke manid kamar, melewati Mbak Hafzah yang sedang mencuci pakaian. Pada pandangan pertama saya melihat dia menatapku, yang atletis. Keluar dari kamar mandi, aku keluar dan masih melihat dia mencuci. Sekarang dia mencoba untuk tidak melihat saya. blush on merah terlihat di wajahnya. Aku pura-pura menjatuhkan handuk saya, dan melihat panjang penis 17 cm, lurus ke atas.

Mata tampak pangkal paha memperpanjang gratis, Dan Mbak Hafzah terpana melihat kedewasaan yang cukup besar, panjang 17 cm tapi kemudian .. "Aouuww, Dik itunyaa!" kata-katanya sambil menutupi wajahnya. Aku segera mengambil handuk dan dibungkus kepinggang, tetapi coud tidak menyembunyikan penis saya berdiri. Segera aku kembali ke rumah utama.

Dikamar, saya langsung membayangkan keindahan wajah Hafzah Mbak sebelumnya. Akan senang untuk pemerkosaan, ditambah situasi di rumah itu hanya kami berdua, karena ada paman dan bibi acara mendadak di luar kota. Kemudian timbul isengku niat untuk mengintip, dan kemudian aku melihat ke kamarnya. Ketika pintu depan aku samar-samar mendengar suara rintihan dari kamar sebelah, kebetulan kamar nako jendela terbuka dan aku melemparkan kembali tirai perlahan. Ini adalah adegan yang sangat menarik. Mbak Hafzah terlihat masturbasi, tampak berbaring di tempat tidur ia mendorong rok panjang yang ia kenakan ke perut.

dikangkangkan kaki lebar, meremas tangan kirinya sementara liang wanitanya dimasukkan ke dalam senggamanya lubang, sementara tangan kanannya secara bergantian meremas payudaranya. tombol tombol sudah membuka perut, payudara menunjukkan sangat gemuk, berputing merah yang besar., Kadang mengangkat pantatnya sementara mulutnya mendesis seperti kepedasan, wajahnya terlihat memerah dengan mata tertutup, terlihat sangat erotis.

"Ouuhh .. Hhhmm .. Shhhh .." Aku lebih penasaran untuk melihat dari dekat, dan kemudian saya membuka pintu kamar cukup hamil wantia perlahan-lahan tanpa suara aku berjingkat ke dalam. Aku mulai tertegun melihat pemandangan yang merangsang keinginan itu. Samar-samar aku mendengar seorang wanita saleh, gemuk itu mendesis ... desis "Sss ... i .. Ahh .." Ternyata dia sedang membayangkan sedang bersetubuh, ia masturbasi ............ ...... .. aku sangat bersemangat untuk menonton ... ..paha dan payudara mulus meskipun sedikit menggembung perut, hal itu menambah jiwa saya. Lalu perlahan-lahan melepaskan satu pakaian per satu sampai aku benar-benar telanjang. Stem pangkal paha sudah sangat tegang, kemudian tanpa suara aku mendekat Hafzah Mbak, aku mengikuti gerakan tangannya payudara meremasi. Wanita itu terkejut dan kemudian menghindar ke sudut tempat tidur, dan mencoba untuk memperbaiki pakaiannya.

"Apa yang kau lakukan di sini!, Silahkan keluar!" Dia mengatakan sedikit gugup. "Mbak tidak perlu panik .. kita sama-sama butuh .. sama-sama kesepian, kenapa tidak kita disalurkan bersama-sama," aku merajuk ketika mencoba untuk mendekati tapi wanita gemuk terus menghindar. "Ingat Dik, saya sudah menikah dan hamil !!" Dia terus memohon. "Mbak, terus terang saya sangat terpesona oleh Ms .. Tidak ada orang lain di sini .. hanya kami berdua .. pasti tidak ada yang tahu .. Ayolah, aku akan memuaskan Mbak, aku berjanji tidak akan menyakiti Ma ' am, kami konsensual cinta yang sama dan sama-sama membutuhkan, biarkan ya!.

"Tapi saya sekarang hamil, Sis .. jangan," pinta wanta ayu terus. Aku hanya tersenyum. Secepat kilat aku menyambar tangannya, lalu dengan cepat menariknya dan aku menjatuhkan diri di tempat tidur dan tubuh secepat kilat kutubruk wanita cantik ini, dan dia kuhujani ciuman wajah tapi dia terus berjuang, berusaha untuk menghindari dari berciuman. Segera tangan untuk beroperasi di dadanya. payudara yang cukup besar begitu tangan subur mulai nakal.

"Ouughh jangaan lepaskaan Diik .. Silahkan .." keluhnya. tangan saya yang lain berlari melalui wanita feminitas gemuk, mane bulu aku meninggalkan tangan saya dan berakhir di senggamanya lubang, sudah basah. Kemudian kugesek-gesek klirotisnya dan kurojok-rojok dinding kemaluannya, hangat dan lembab penuh dengan air mani. "Uhh .. ss .." Dia akhirnya mulai melepaskan tanpa perlawanan. napasnya mulai tersengal-sengal. "Yaahh .. Ohh .. Jangaann Diik, Jangan biarkan pergi, akuuuuuu ... ..ssshhhhhhhh .." Mbak Gerakan Hafzah semakin liar dan nakal, dia mulai mencium bibir dan mulut berpagutan satu sama lain.

Aku senang, sekarang wanita gemuk mulai Nikmati permainan. Tangannya meluncur ke bawah dan mencoba untuk mencapai laras panjang, aku membiarkan dia terus dan kocok. Saya kusedot semakin beringas dan kadang-kadang menjilati puting dan payudara yang masih kencang. "Yahh .. addduhhhhh diiikkkkk .ssshhhhh ............ .." kata wanita itu, menggelinjang. daster sudah awut2an. Wajahnya sudah merah menahan nafsu.

Lalu aku bangun, aku mengangkat daster kembali ke perut, kaki dan kutekuk kulebarkan ke atas. Saya lebih bersemangat tampil feminin wanita cantik yan liang tersebut merah mengkilap. Dengan selalu kuelus dan kuraba indah ayam ... yang pecah itu ...... .. ".. Ohh .. mmmhhh Aaahh ... ssshhhhh Diik .. Yaakh ..ssshh ...... ..". Klirotisnya tampak merah, tambahkan semangat untuk ubahnmenggagahinya. "Sudaahh Dikk .. sekarang .. Ayo sekarang .. masukkan .. Aku tidak tahan .." pinta Mbak Hafzah. Tanpa membuang waktu lagi kaki kukangkangkan sehingga terbuka liang perempuan terlihat. Kemudian batang kuarahkan kedewasaan ke dalam lubang dan senggamanya yang agak sempit rupanya atau mungkin karena diameter pangkal paha yang terlalu lebar.

"Perlahan-lahan Saudara, kau besar .. ahh .." wanita yang saleh dan takut berteriak jalang ketika saya menaruh semua bar pangkal paha sampai aku merasa terjebak ke bagian bawah rahimnya. Lalu aku menarik dan memasukkannya lagi, setelah lama kupompa lebih cepat. "Oughh .. Ahh .. Ahh .. Ahh .." Mbak Hafzah tidak teratur mengerang, tangannya menarik kain linen, tampaknya dia benar-benar Menikmati permainan saya. Bibirnya mengoceh dan mengerang, aku lebih bersemangat, di mata saya ketika dia haus dan meminta wanita untuk menyenangkan, tanpa berpikir aku adalah istri sialan apalagi dia hamil.

"Ouuhh Diik .. ya mau kelu..arrrrr ....... aahh .." Dia memekik, menempel erat di punggungnya. Saya merasa, "Seerr .. serr .." cairan yang hangat yang membasahi kejantanan yang tertanam dalam ayam. Wanita mengalami orgasme pertama. Saya kemudian menarik batang kejantanannya dari kemaluannya.

Aku punya orgasme. Lalu aku membaliknya, bermaksud untuk memompa itu dari belakang. Wanita itu kemudian menungging, kaki menyebar. Perlahan aku meletakkan kebanggaan saya dan batang lagi, "Sleep .." batang itu mulai naik dan kemudian hilang sepenuhnya kugenjot bolak-balik. Mbak Hafzah dengan jalang menggoyangkan pinggulnya mengimbangi gerakan batang kejantanannya. "Gimaa .. Mbaak, lezat, kan?" Kataku sambil mempercepat gerakan saya.

"Yahh .. ... ssshhhhhh ... duhhhh dik Aaah ...... Aahh .. .. .. Aaahh Uuuhh ehh..kok ...... .. gini ... ..shhhhhhh" indah wanita yang semakin bergoyang liar seperti kesurupan. Tanganku payudara yang indah menggantung dan bergoyang bersama dengan perutnya. Payudara meremas-meremas-remas dan puting kupilin. Akhirnya saya merasa sampai klimaks, dan ternyata dia juga belajar untuk mendapatkan orgasme lagi. "Creett .. croott .. serr .." semprot sperma di dalam rahim bersama dengan air mani keluar lagi.

Kemudian kita runtuh secara bersamaan di tempat tidur. Aku berbaring, aku lihat ya Hafzah berikutnya dengan wajah penuh keringat, melalui tabir dan bergabung kemeja direndam. "Ibu lelah ...... ..ahhhhhhhhhhhh" katanya. "Mbak, mungkin saya bertanya setelah istirahat lagi?" Saya bertanya. "Sebenarnya saya masih pengin, tapi kita harus sarapan dan kemudian kita melanjutkan lagi." Mbak Hafzah hanya menatapku. Aku tahu, dia benar-benar ingin menolak, tetapi juga ingin nafsu gairah yang tak terpadamkan.

Itulah cerita seks gay vagina ngangkang Tante Sedang Hamil up pecinta bibi semoga puas bisa menikmati.

cerita seks tante, cerita gay dengan tante girang, kesepian bibi cerita dewasa, cerita panas ml setiap bibi, tante girang kebutuhan kehangatan

Recent search terms:

  • janda ngangkang
  • Cerita ngangkang
  • Tante ngangkang
  • cerita merangsang
  • memek janda ngangkang
  • cerita mesum ngangkang
  • cerita cewek ngangkang
  • stw ngangkang
  • cerita ngentot jandà horny
  • cerita seks ngangkang
author