CERITA DEWASA NAFSU BUAH SI NYONYA MUDA

1940 views
banner-pasarliga

CERITA DEWASA NAFSU BUAH SI NYONYA MUDA

CERITA DEWASA NAFSU BUAH SI NYONYA MUDA Jugly tidak tempat yang kita inginkan biasanya sempurnya dan lebih karena manusia adalah maklhuk yang memiliki gairah, tapi apa boleh buat kita hanya mencoba yang terbaik. Kali ini saya akan memberitahu Anda tentang pasang 2 anak manusia ditakdirkan untuk bersama di dunia ini. Mereka berdua sangat beruntung memang, karena kedua pasangan adalah anak seorang pengusaha kaya. masalah ekonomi Adak tentu tidak ada masalah tapi tidak tahu apakah pasangan masa depan yang bahagia. Pasangan ini baru saja menikah dan mereka berencana untuk membuat salah satu rumah, untuk desain mereka tidak main-main'arsitek diandalkan terkenal menjadi garda depan ". ya memahami kaya tentu bisa dibeli, rumah juga hadiah dari orang tua pengantin wanita pasangan.

3_3

Jangan bertele-tele cerita, 6 bulan dan kemudian akhirnya selesai bangaunan dibuat benar-benar megah dan luas, area bermain, taman, kolam renang dan desain rumah adat mencolok Eropa terlihat untuk menambah kemewahan dan sis tanpa kelas untuk pemilik. Karena luasnya rumah besar dan kemudian mereka menempatkan beberapa pembantu dan tukang kebun. Selain itu di pintu gerbang ada pos keamanan yang akan mengawasi tamu masuk. Karena mereka belum dikaruniai anak Ira kemudian tinggal di rumah dan suaminya Rudi adalah untuk melanjutkan kantor bisnis yang ditinggalkan oleh ayahnya, bersama dengan saudara-saudaranya yang lebih tua. Di rumah besar dan banyak kamarnya, Ira merasa kesepian dan gelisah. Dia sedang mondar-mandir lingkungan megah namun tidak ia mendapatkan kepuasan batin. Meskipun ia dan Rudi baru pertama tahun menikah.

Dalam kehidupan seks dia tidak ada masalah dan hambatan. Rudi saat ini berusia 29 tahun dan Ira 26 tahun. Sebagaimana layaknya pasangan muda, hampir setiap kesempatan mereka selalu melakukan hubungan di kamarnya yang terlalu mewah itu. Tak jarang mereka bepergian ke sebuah villa di Tawangmangu untuk melepaskan terlambat dan melepaskan kelelahan setiap hari. Suatu malam, di rumah tanpa diketahui oleh Ira dan Rudi, di luar kamarnya ada sepasang mata mengintip melalui jendela. Mata milik seorang pria yang biasanya disajikan sebagai penjaga keamanan di rumahnya. Namanya Unang. Dari pertama sejak mulai bekerja di rumah, Unang telah menaruh perhatian pada istri majikanya. Bahkan jika keluar rumah Ira selalu memakai gaun celana panjang, masih kecantikan dan nyonya kesintalan Unang itu membuat sulit untuk tidur. Unang dari balik jendela yang ditutup tirai itu terus mengamati dan melihat perilaku suami dan istri.

Malam itu Rudi dan Ira karena mereka bisa membuat keluar pertama kemudian membuka baju masing-masing untuk melakukan hubungan. Unang di luar dengan nafas memburu pasangan itu melihat ketelanjangan. Tapi perhatian terus adalah sosok Ira, yang biasanya dalam hasil itu sulit sedang dibahas semua, tapi pada saat itu hampir semua tubuh bentuk Ira itu sulit tanpa ditutup. Malam itu hampir dua jam Unang menyaksikan pasangan bersebadan muda. Unang pusing melihatnya. Kesintalan kepala membayangkan nya kehalusan dan tubuh majikan. bayangan terus bermain di kelopak matanya. Pada suatu waktu, ada kekhawatiran bahwa Rudi harus pergi ke luar negeri untuk beberapa waktu. Ira kemudian ia meninggalkan rumah. Dia tidak khawatir karena di rumah adalah pembantu dan penjaga keamanan siap mengamankan rumah dan isinya. Sore itu, iseng-iseng Ira berkeliling rumah dan melihat bunga2 di halaman rumahnya. Lalu ia berhenti di pos pemeriksaan Unang, kemudian Unang akan duduk. Dia terkejut karena tidak biasanya Ira berhenti di posnya. "Selamat siang pak?" Tanya Ira ramah. "Siang juga, Bu?" Kata Unang. "Bagaimana, Pak? Apakah ada hambatan?" Tanya Ira. "Oh tidak, Bu?" Kata Unang lagi. Kemudian ia pergi ke ruangan dan duduk Unang dalamya. Di ruangan ini ada kamar mandi dan kamar tidur penjaga lengkap. Ira duduk dan berbicara dengan Unang panjang lebar tentang keamanan rumah. Ira telah melihat Unang. Dia mengaku sebagai penjaga keamanan Unang sangat berani dan memiliki otot yang kuat seperti tentara. Jet tubuh hitam dan menghadapi kerasnya dari pandangan. Sebelumnya Unang memang tentara.

Untuk beberapa alasan ia dipecat, maka untuk menyambung hidupnya ia menjadi satpam. Di malam hari, untuk menghilangkan kejenuhan di rumah, ia sedang berjalan di halaman dan membawa makanan ringan untuk Unang. Ia pergi ke ruang jaga dan duduk di dalamnya, Unang malu. "Mom, aku tidak merasa ibu yang sama. Ibu Cook duduk di ruangan ini?" Kata Unang. "Ohhh ... ndak apa pun, Pak? Memasak ... duduk ndak bisa?" Aku takut nanti Pak Rudi marah, "kata Unang." Oooo untuk ... Mas Rudi sekarang di Kanada. Jadi, ndak baik-baik saja, Pak, "kata Ira." Kalau Pak Unang keberatan saya di sini, Ayah ke dalam, benar kita bisa bicara-bicara, Pak? "Tanya Ira." Baiklah, Buk, "kata Unang," Tapi hujan tampaknya. "Lalu Ira berjalan ke rumahnya dan diikuti Unang di belakang. dari belakang ia melihat bahwa majikannya terus pinggul yang mengenakan celana dan blus dari tempat tidur sutra. di dalam salah satu kamar di rumah, Ira dan Unang berbicara tentang berbagai hal, sampai tentang masalah dalam kamar tidur Ira dan Rudi. rata-rata hari pada hasil ketika hujan lebat.

Karena suasana dan dinginya malam itu, ditambah pembicaraan terlalu menyentuh urusan ranjang, membuat Unang mengetahui rahasia Ira dan kamar Rudi. Unang merasa memiliki kesempatan untuk masuk ke dalam Ira pribadi. Dalam berbagai cara dan rayuan, Unang telah mampu menangkap tangan Ira dan memeluknya. Sebuah cara yang lembut dia bisa mencium Ira kecil. Ira sedikit menyesal karena ia telah jatuh dalam kelembutan yang diberikan Pak Unang. kelihaian Unang bermain-main dengan Ira, Ira kemudian dapat ia menggiring ke salah satu kamar di rumah. Di kamar dimaksudkan untuk tamu itu, Ira ia membimbing. Di dalam ruangan, ia berbaring Ira dengan hati-hati dan menyentuh payudaranya tanpa membuat Ira Ira merasa menyesal. Kemudian ia membuka blus dan bra penutup tempat tidur Ira dada satu per satu.

Pembelahan di Ira, ia datang untuk memutar puting dan dada mengggigit Ira sampai memerah. waktu Ira tidak menyadari bahwa ia telah punya suami dan jatuh terlalu dalam. Dengan tangannya, Unang membuka celana tidur Ira dan kemudian CD sehingga terlihat bulu-bulu halus yang rapi menutupi rongga vagina Ira. jari Unang leluasa masuk dan bermain-main lubang vagina sampai Ira Ira ingin cepat diselesaikan. "Ahggggggggghhhhh, Pakkk .... Cepat, Pak ..." Ira mendengus pada waktu itu. Lalu Unang membuka semua pakaiannya sehingga dia sekarang telanjang. Unang yang selama ini hanya melihat Ira denga telanjang saat berhubungan seksual, suaminya, kini dapat melihat sendiri dari dekat dan mengalami kehangatan tubuh Ira yang selama ini hanya bisa ia bayangkan. Unang kemudian membuka ke kaki kedua Ira kaki ramping itu terkait di kedua bahunya yang bidang. Dia mengarahkan penisnya tegak, siap untuk masuk ke dalam vagina Ira masih kecil.

Dengan sedikit dipaksa, amblaslah Pak Unang penis ke dalam poros. Ira hanya bisa bertahan menggigit bibir bawahnya dan sakit ketika memasuki nyilu kemaluan Unang. Untuk waktu yang lama dan memajumundurkan Unang terus mendorong penisnya di dalam vagina Ira Ira merasakan kesenangan dan orgasme. Lalu Unang juga menyemprotkan air maninya di Ira vaginanya. Dia biarkan tumpah di nyonya tubuh. Sementara penisnya masih tertanam di Ira vaginanya, juga Unang diam di tubuh Ira menghapus kelelahan sampai ia tertidur. Ira tergeletak bersimbah peluh. Pada saat itu Unang keringat bercampur dengan keringat Ira. Tidak lagi membatasi kulit mereka. Tubuh Ira hancur di bawah keadaan lemas dan puas. Malam itu Pak Unang melakukannya dua kali lebih banyak dan Ira tidak punya waktu untuk menolak. Sejak saat itu, jika ada kesempatan, di salah satu kamar rumah atau ras Unang Ira dalam nafsu. Rudi tidak tahu dan mereka hanya berdua merahasiakannya, sampai sekarang.

author