CERITA MESUM SENSASI BERCINTA DENGAN DITA

629 views
banner-pasarliga

CERITA MESUM SENSASI BERCINTA DENGAN DITA

CERITA MESUM SENSASI BERCINTA DENGAN DITA matahari terasa begitu menyengat siang seragam Dita dibuat basah oleh keringat, serta pakaian terasa lengket. Dia datang ke rumah diantar oleh Thomas

26

"Duhhh gerah bangeeet nihh, AC gedein dong mengatakan" keluh Dita
"Ya, benar-benar panas hari ini, itu sudah AC maksimal" kata Thomas
"Huuhhh .. masih yah panas" kata Dita memeriksa yang keluar dari blower AC di dashboard

Dita membuka tiga tombol pada kemejanya dan menekan dadanya yang telanjang di lubang dashboard AC

"Uuuuhhhhhhh ... sejuuukk" Dita ditutup, menikmati pendingin udara dingin langsung pada kulit dadanya
"Well .. Anda masih begitu dingin, saya sekarang mendapatkan terlalu panas" kata Thomas melirik dada Dita
"Hhihihiiiii .... biarin" kata Dita tersenyum
"Heiiiii ... ck.ck.ck" Thomas kaget dan hanya bisa geleng-geleng kepala ketika Dita menarik BHnya ke atas payudara putih sehingga montok menggantung bebas di depan dashboard
"Uuuuuuuhhh ...." Dita mendesah ditutup menembus pendingin udara dingin yang langsung menghantam payudaranya
"Cleguks ... sayaaaang ... pilek tahu" Thomas menelan terlihat payudara jadi montok menggantung bebas
"Uuhh ... hihihiiiiiiii .... keren sangat sayang" Dita masih ditutup tdk hanya menikmati AC dingin,

tapi dia juga menjadi terangsang karena putingnya kalo langsung terkena AC untuk mendinginkan geli membuat merinding

"Ihhh .. hihihiii" Dita menggelinjang geli kemudian dikoreksi lagi BHnya dan ingin menutup lebih seragam
"Yah .. kenapa di cap neraka" Thomas cemberut membuat Dita menghentikan aksinya
"Hihihhiiii ... ntar Anda menambahkan panas" Dita tersenyum genit
"Hmmm .. terus sedikit dong mengatakan" Thomas memohon sedih
"Yah aja Sedikit" kata Dita nakal lalu meraih Thomas dan meletakkan tangan kirinya ke cangkir putingnya yang diangkat kembali BHnya
"Aoowww .. ih nakal" Dita berteriak genit ketika Thomas dengan jari nakal mencubit puting Dita
"Lol .. Abis gemesss" Thomas cengengesan
"Yeeee ... dasar" kata Dita mencubit lengan dan kemudian meluruskan lagi BH Thomas dan nya
"Drop Pertama ya sayang, masih kangeeen" Dita merajuk saat mobil tiba di depan rumahnya
"Oke .." kata Thomas memasuki halaman rumah Dita setelah pembantu membuka pintu gerbang

Mereka bergegas keluar dari mobil

"Ayo masuk" mendesak Dita membuka pintu dan berjalan
"Makan siang ma" Dita mencium ibunya yang sedang membaca tabloid di ruang tamu dan mencium anaknya
"Selamat siang Tante" kata Thomas di Dita mama
"Anak Noon Thomas, sekolah rumah baru ??" tanya mama Dita bibir
"Ya tante" Thomas menjawab dan duduk di kursi
Sementara Dita datang ke ruangan dan kemudian meletakkan tas ke dalam kulkas mengambil minuman dingin
"Tom minuman" kata Dita menaruh gelas di atas meja.
"Kata Tomas makan Dit" kata Mama Dita kemudian pergi ke depan televisi agak jauh dari ruang tamu
"Ntar aja ma" kata Dita duduk di kursi depan Thomas, sengaja mengangkat kakinya bersila di kursi sambil menikmati minuman
"Uuuhh .. segaaaarrr" Thomas menyeruput minuman dingin saat matanya menatap paha rok mulut Dita terangkat dengan duduk bersila
"Apa liat hayoo" kata Dita rok genit menempatkan pangkuannya begitu tertekan menutupi selangkangannya
"Hehheheeee ... dikiiiiiitt" tanya Thomas sementara cengengesan

Dita memindahkan tangannya sambil membentang posisi prinsip, sehingga celana terlihat oleh Thomas

"Cleguks ..." Thomas menelan ludah, lalu melirik mama Dita yang sedang menonton kalo2 TV takut tertangkap
"Tulis Santai ngliat tidak sayang mama, mama disini ntar kalau aku sudah tahu" bisik Dita lalu duduk kembali dengan kaki masih melintasi merenggang make terbuka lebih lebar mengungkapkan sepasang pahanya paha mulus dan celana dalam putih
"Huuuffttt ..." Thomas napas berat menikmati paha mulus Dita

Dita mata menggoda sambil sesekali melirik mulut ibunya asyik menonton TV

"Kurang Lebar" Thomas berbisik sambil memberi isyarat dengan tangannya untuk memperluas pahanya Dita

Dita bergeser di kursinya, masih bersandar sekarang satu kaki di kursi lainnya tetap kursi tikungan sehingga mendapatkan mengangkat rok dan pahanya terbuka lebar, melotot celana tampak gemuk dan disimpan dalam vagina yang memiliki terangsang
Thomas outlook begitu serius karena keinginan bersemangat menikmati paha dan celana dalam Dita

"Ahem ..." Dita pura2 batuk segera menurunkan kakinya dan duduk biasa ketika ia melihat ibunya berdiri nya, Thomas juga agak terkejut

Ternyata ibunya ke kulkas dan kemudian kembali lagi untuk menonton TV

"Bentar ya say .." bisik Dita pergi ke kamarnya

Thomas mendesah berulang kali Untuk kemudahan nafsu yang semakin menggelora
Dita keluar lagi tapi sekarang dia tidak duduk kembali di kursi, tapi duduk bersila di lantai yang melindungi kursi depan, tapi dia masih bisa mengawasi mama

"Apa yang dikatakan" tanya Thomas ketika Dita tersenyum padanya mengetahui senyum
Sementara mengedip genit, Dita bend satu kaki sehingga pahanya terbuka lebar sampai ke pangkalnya
"Cleguksss ..." Thomas menatap selangkangan Dita, karena Dita tidak lagi memakai pakaian sehingga dia bisa melihat langsung gemuk vagina berbulu mulut Dita dan lembut meremas sepasang langka paha mulus
"Hihiihiiii .." Dita tersenyum genit dan bersandar ke kursi di belakangnya, matanya begitu menggoda
"Huuuftt..huuufttt" Thomas napas terengah-engah melihat posisi duduk Dita

Dita meregangkan paha mendapatkan lebih luas dan memberi isyarat kepada Thomas bahwa Thomas membelai penisnya sendiri

(Lihat juga: sex cerita tukang bubur ngesex bu haji)

Thomas melirik sebentar Dita mama yang masih menonton TV, dan kemudian ia bersandar dan memajukan pinggul belai dan mengelus penisnya sendiri yang masih terbungkus celana

Thomas membuat darah aksi Dita berdesir, berdenyut pus terangsang lendir kewanitaan. Sepasang paha bergerak perlahan menggeliat merapat menggoda Thomas

Dita melemparkan bantal yang duduk di kursi di belakangnya ke arah Thomas dan memberi isyarat Thomas meletakkannya di pangkuan untuk melindungi tindakannya yang membelai penis

Meskipun lap bantal Thomas tapi yang masih bagian dari penis Thomas celana belai dan mengelus Dita tetap terlihat untuk posisi duduk yang lebih rendah

"Euuh .." Thomas mengerang meletakkan tangannya di celana dan kontol pegangan yang kuat yang terasa panas dan mendorong keluar
"Hmm .." Dita tersenyum nakal melihat Thomas mengetuk nafsu membuat dia juga semakin nafsu
"Diitt .. makan giih pertama" Dita mama suara mengagetkan mereka yang terlihat penuh nafsu
"Tunggu sebentar maa .. 'm tidak lapar" kata Dita yang secara naluriah meluruskan duduknya
"Fiuuhh sayang .. aku tidak kuat" Thomas berbisik dengan tatapan sayu sambil terus membelai penis lagi dibalik celana
"Hihihiii" Dita hanya tersenyum dan kemudian mengubah posisi duduk dengan kaki ditekuk ke depan dan masih kembali kursi sehingga vaginanya terbuka rok benar2 terlindungi Dita, TSB vaginanya berdiri di antara paha putih gemuk mulut halus
"Ouuuchh .." Thomas napas berat dan meletakkan tangannya ke dalam celana kuat penis grip di celana TSB

Dita menekan pahanya dan kemudian membentang lagi sehingga berulang kali sambil menatap penuh gairah di Thomas yang membelai kemaluannya sendiri di celana

"Open" kata Dita diam-diam menggerakkan bibirnya hanya memberi isyarat Thomas untuk mengekspos resleutingnya
1
"Haa .." Thomas melongo bingung dan berbalik ke mama Dita
"Bantal Covered" bisik Dita lagi nyaris tanpa suara memberi isyarat

Lalu Thomas menurut, di bawah bantalnya dan menarik setengah resleutingnya menurunkan penisnya melalui resleuting

"Uhhh ..." Dita melenguh tampilan penuh nafsu dalam permintaan hibah Thomas
"Remas ..." Thomas berkata pelan isyarat kepada Dita yang meremas sendiri payudara

Setelah memastikan ibunya asyik TV, dengan tatapan sayu Dita perlahan meremas kedua payudara sendiri

"Huuuftyt ..." Thomas semakin kuat mencengkeram setengah dari penisnya di bawah bantal, semakin nafsu menggelegak lihat aksi Dita

Nafsu mereka berdua benar-benar telah menggelora, sensasinya begitu kuat karena dilakukan dengan sembunyi2 sementara ibunya tidak jauh dari mereka. Deg2an bercampur perasaan nafsu dan menyebabkan sensasi luar biasa

"Aahhh ..." Dita yang mengetuk nafsu makan memburuk, satu tangan sekarang membelai vaginanya sendiri sambil tetap sesekali mengawasi ibunya, lalu kembali menatap Thomas penis di bawah bantal yang sedang dikocok oleh pemiliknya membuat darah lebih bergolak
"Eeuuhh .." Thomas juga menjadi tidak terkendali dan grip semakin ketat dan kocokannya lebih cepat
"Ups .. eh .. papa .. echh ..." Ketika mereka berdua disambar petir kaget ketika gerbang suara dibuka dan mobil pergi, Dita tahu bahwa ayah dan Leo nya sudah rumah

Mereka semakin gugup karena mama Untuk Dita juga bergerak membuka pintu, tapi untungnya ia tidak melihat mereka berdua

"Huuuftt .. hoossfftttt ..", merapikan pakaiannya telah mencoba yang terbaik untuk menahan napas agar terengah-engah.

Dita segera pergi ke kamarnya untuk menghindari deteksi

"Siangg om" kata Thomas dengan napas tertahan agar terengah-engah
"Eh .. ada Thomas, di mana Dita LHA" tanya papa Dita, melepas sepatunya, sementara Leo langsung ke kamarnya
"Ngambil buku di kamar lagi om" jawab Thomas dengan lunak
"Ooohh .. ya saya melanjutkan, om ya mau istirahat dulu" kata papa Dita, naik tanda
"Ya om ... fiuuuuhh" jawab Thomas lega

Beberapa saat kemudian, tersenyum Dita keluar-SENYUM

"Untuuungg ... huuuftt" bisik Thomas melemparkan napas
"Hihiiiii ... hampir" kata Dita tertawa dan duduk di samping Thomas
"Lalu bagaimana sayaang, menanggung nih" kata Dita manja
"Sama .. bagaimana lagi, terpaksa deh ... .." Thomas tersenyum tdk melanjutkan kata2nya
"Paksa paan ..?" Dita bertanya bingung
"Kami terpaksa masturbasi sendiri2 hihihii" Thomas berbisik lembut di telinga Anda tertawa Dita disambut juga oleh Dita
"Saya ingin sambil mbayangin satu sayang .." bisik Dita semakin penuh nafsu manja
"He`em .. Saya juga mbayangin sayang" bisik Thomas

Kemudian Thomas segera mengucapkan selamat tinggal kepada ayah dan ibu Dita Untuk kembali

Setelah menjatuhkan Thomas depan, Dita langsung ke kamar dan menguncinya ..

Dengan terburu-buru dia melompat ke tempat tidur dan memeluk guling erat dengan

"Euuuhhh ..." Sebuah desahan dari Dita tertindas mengelus vaginanya yang guling setelah mengangkat rok seragamnya ke pinggang
"Eehhh..aaaaaaahhh .." Dita lebih erat memeluk guling menekan payudaranya dan gosok tangan gesekkannya sementara lebih cepat eluting sudah licin mulut vagina basah dan menggembung menahan nafsu
"Aaaaaaaaaacchhh ...... ahhh" paha mulus guling Dita lebih erat meremas dan menggosok vaginanya dengan kuat pada TSB guling sambil tangannya menggenggam payudaranya diperas untuk meningkatkan TSB
"Akkhh..akhhh ... .aakkhhh" Dita Desahan panjang tapi tersendat, tubuhnya menegang saat gerakan pinggulnya vagina mulut menggesekkan lebih cepat berdenyut denyut pada bantal lembut yang berhak klitorisnya

Gelora orgasme yang melanda keras membuat gerakan Dita semakin liar untuk meningkatkan tadi dihimpit miring kini tumpang tindih dan sangat erat dengan peluknya yang

"Aaaaaaaaacchhhh ..." mendesah dengan kepuasan Dita Dita rilis yang menyertai berdenyut vagina orgasme beberapa kali sampai tubuhnya lemas lunglai
"Huuufftt .. huuufttt" Dita napas terengah-engah dimakamkan di bantal

Tubuh lemasnya sesekali menggelinjang menghapus sisa-sisa orgasme, sampai ia jatuh guling memeluk tertidur ..

Recent search terms:

  • cerita ngentod skandal dita dan thomas
author